Postingan

Gambar
YAKORMA PONTIANAK TIMUR MENGGELAR HAUL AL-HABIB YUSUF BIN MUHAMMAD DAHLAN ALQADRI. Jl. Panglima A. Rani Tanray 1 Pontianak Timur.(11/10/2019) Pengurus Yakorma Kota Pontianak Dan Pengurus Army. Foto Bersama Keluarga Habib Yusuf Bin Muhammad Dahlan Alqadri. Alhamdulillah PAC YAKORMA PONTIANAK TIMUR bisa melaksanakan kegiatan rutinitas tahunan yakni Haul Al-Habib Yusuf Bin Muhammad Dahlan Al-Qadri. Hadir disini Pengurus DPC YAKORMA DAN ARMY KOTA PONTIANAK, Pengurus DPW YAKORMA DAN ARMY KALBAR, dan tentunya Keluarga Al-Habib Yusuf bin Muhammad Dahlan, serta Masyarakat sekitar." terang Sukardi (Ketua PAC Yakorma Pontianak Timur) Semoga kegiatan ini mendapatkan barokah & kebaikan untuk Yakorma kedepan, karena kegiatan keagamaan seperti ini memang sudah menjadi program Yakorma Kota Pontianak, sesuai dengan apa yang diprogram kan oleh Koordinator Dakwah Yakorma kota pontianak. Dan Terimakasih pada PAC Yakorma Pontianak Timur yang sudah melaksanakan kegiatan ini...
Gambar
Jum'at Berkah Berbagi Masker Yakorma Kuburaya Jum'at, 20 September 2019 I Parit Bugis Ayani 2 Melihat kondisi asap yang semakin hari semakin tebal, Usman Abdul Aziz, SH Ketua Yakorma Kubu Raya berinisiatif untuk membagikan masker di beberapa masjid yang ada didaerah parit bugis ayani 2. Beliau mengungkapkan pada "tim liputan infoyakorma.com" bahwa salah satu cara yang efisien untuk bagi-bagi masker kita titip di masjid-masjid di hari jum'at karena di moment itu masyarakat berkumpul untuk sholat jum'at. Alhamdulillah pada jum'at kali ini kami bisa menitipkan di 4 masjid yang berbeda. Semoga Yakorma Kubu Raya istiqomah dalam berbagi selama kabut asap ini masih ada,"ungkapnya. (infoyakorma.com/umar)
Gambar
Ribuan Masyarakat Kalbar Mengikuti Sholat Istisqa di Halaman Kantor Gubernur. InfoYakorma.Com, pontianak - Koordinator Keagamaan PC Yakorma Kota Pontianak," Ust. Ahmad Baidawi beserta rombongan ikuti sholat istisqa dihalaman kantor gubernur kalbar, Rabu (18/9/2019) pagi. Ust. Ali Baidawi mengatakan gelar sholat istisqa yang dimotori pemprov kalbar ini cukup mengundang perhatian masyarakat kalimantan barat sehingga masyarakat di daerah - daerah juga ikut menggelar sholat istisqa, ini semua bertujuan memohon kepada Allah Swt agar di bumi kalimantan barat ini Allah turunkan hujan mengingat asap yang semakin hari semakin tebal. Mudah-mudahan doa masyarakat kalbar di ijabah oleh Allah Swt sehingga secepatnya dirahmati hujan."Tuturnya. (InfoYakorma.Com)
Gambar
Ribuan Jamaah Laksanakan Sholat Istisqo di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya Rabu, 18 September 2019 | 08.38 WIB   KH Zamroni Hasan, Ketua MUI Pimpin Sholat Istisqo di Kubu Raya Kubu Raya (InfoYakorma.Com) - Ribuan Jamaah memenuhi halaman kantor Bupati Kubu Raya jl Arteri Supadio guna melaksanakan Sholat Istisqo dan berdoa untuk turunnya hujan, Rabu Pagi (18/09/2019). Jamaah datang dari berbagai daerah dengan menggunakan baju muslim serta membawa sajadah untuk melaksanakan Sholat Istisqo yqng dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kubu Raya, KH Zamroni Hasan, S.Ag. Tampak hadir juga Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Wakil Bupati Sujiwo, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, Ketua MUI Kubu Raya, Ketua PCNU Kubu Raya, Alim Ulama Kubu Raya, pejabat daerah, dan hadir juga kawan-kawan pengurus PC Yakorma Kubu Raya. Pelaksanaan Sholat Istisqo ini berdasarkan Himbauan Surat Edaran dari PBNU, Surat Edaran Gubernur Kalbar dan juga Surat Edaran Bupati Kubu Raya ...
Gambar
SEJARAH PULAU MADURA Madura adalah nama pulau yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur. Pulau Madura besarnya kurang lebih 5.250 km2 (lebih kecil daripada pulau Bali), dengan penduduk sekitar 4 juta jiwa. Administrasi Madura dibagi menjadi empat kabupaten, yaitu:    1.     Bangkalan    2.     Sampang    3.     Pamekasan    4.     Sumenep Pulau ini termasuk provinsi Jawa Timur dan memiliki nomor kendaraan bermotor sendiri, yaitu “M” sesuai dengan namanya Madura yang terkenal dengan PLAT M Sejarah Secara politis, Madura selama berabad-abad telah menjadi subordinat daerah kekuasaan yang berpusat di Jawa. Sekitar tahun 900-1500, pulau ini berada di bawah pengaruh kekuasaan kerajaan Hindu Jawa timur seperti Kediri, Singhasari, dan Majapahit.  Di antara tahun 1500 dan 1624, para penguasa Madura pada batas tertentu bergantung pada kerajaan-kerajaan Islam di pantai utara Jawa seperti Demak, ...